Jakarta: Ducati MX Team Indonesia tahun ini berkompetisi di ajang FMSCT Thailand Motocross 2026. Pada putaran pertama yang digelar di Sirkuit Silver Rock, Loei, 24-25 Januari 2026, Ducati MX Team Indonesia menunjukkan potensi besar di kelas MX1 dengan duo crosser mereka Diva Ismayana dan Hilman Maksum.
Namun sayangnya, crosser andalan mereka Diva Ismayana yang sempat memimpin balapan di lap-lap awal dengan motor Ducati Desmo450 MX justru mengalami cedera dislokasi bahu. Kondisi ini memaksa Diva menghentikan balapan lebih cepat.
Cedera tersebut menjadi perhatian serius tim. Alhasil Ducati MX Team Indonesia memutuskan absen pada Round 2 dan 3 FMSCT Thailand Motocross 2026.
Tim menargetkan kembali tampil pada putaran keempat dan kelima yang akan digelar di Mar Khanom Motocross (Ban Nam Cho), Nakon Si Thammarat, pada 21-22 Maret 2026.
Owner Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto mengatakan bahwa pemulihan cedera Diva membutuhkan waktu tiga bulan. Ia pun tidak akan memaksakan Diva kembali ke lintasan kecuali benar-benar sudah dapat lampu hijau dari tim dokter.
“Pemulihan Diva butuh tiga bulan, tapi tentunya kita tetap mengacu pada tim dokter. Tentu ini kondisi yang tidak kita inginkan, karena dengan absen dua round, Diva sudah kehilangan kans untuk juara di umum di Thailand,” kata Jimmy Budhijanto disela-sela acara bukber Ducati Indonesia, Selasa, 24 Februari 2026 di Jakarta.
Jimmy menambahkan hal positif dari keikutsertaan di FMSCT Thailand adalah Ducati MX Team Indonesia mampu memberikan kejutan karena sempat memimpin balapan. Andai Diva tidak cedera bukan tidak mungkin merah putih berkibar di seri pembuka Januari lalu.
“Awalnya mereka tidak memperhitungkan tim dan pembalap dari Indonesia. Namun sejak round 1, sepertinya mereka mulai lebih serius melihat kita sebagai penantang kuat,” lanjut Jimmy.
Siapkan rider pengganti
Dengan durasi pemulihan cedera Diva yang cukup panjang, Ducati MX Team Indonesia mengakui kalau mereka sedang mencari rider pengganti.
Jimmy Budhijanto mengatakan kalau dirinya bersama manajer tim Johny Pranata sedang mempersiapkan pembalap pelapis.
“Kita sedang mencari replacement rider. Kita sudah berkomunikasi dengan beberapa rider,” terang Jimmy.
Meski begitu, pihaknya belum bisa membocorkan sosok pembalap pengganti tersebut.
“Untuk namanya sudah ada tapi kami belum bisa umumkan karena belum capai kesepakatan. Nanti kalau sudah final pasti akan kita umumkan,” pungkas Jimmy.
Namun sayangnya, crosser andalan mereka Diva Ismayana yang sempat memimpin balapan di lap-lap awal dengan motor Ducati Desmo450 MX justru mengalami cedera dislokasi bahu. Kondisi ini memaksa Diva menghentikan balapan lebih cepat.
Cedera tersebut menjadi perhatian serius tim. Alhasil Ducati MX Team Indonesia memutuskan absen pada Round 2 dan 3 FMSCT Thailand Motocross 2026.
Tim menargetkan kembali tampil pada putaran keempat dan kelima yang akan digelar di Mar Khanom Motocross (Ban Nam Cho), Nakon Si Thammarat, pada 21-22 Maret 2026.
Owner Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto mengatakan bahwa pemulihan cedera Diva membutuhkan waktu tiga bulan. Ia pun tidak akan memaksakan Diva kembali ke lintasan kecuali benar-benar sudah dapat lampu hijau dari tim dokter.
“Pemulihan Diva butuh tiga bulan, tapi tentunya kita tetap mengacu pada tim dokter. Tentu ini kondisi yang tidak kita inginkan, karena dengan absen dua round, Diva sudah kehilangan kans untuk juara di umum di Thailand,” kata Jimmy Budhijanto disela-sela acara bukber Ducati Indonesia, Selasa, 24 Februari 2026 di Jakarta.
Jimmy menambahkan hal positif dari keikutsertaan di FMSCT Thailand adalah Ducati MX Team Indonesia mampu memberikan kejutan karena sempat memimpin balapan. Andai Diva tidak cedera bukan tidak mungkin merah putih berkibar di seri pembuka Januari lalu.
“Awalnya mereka tidak memperhitungkan tim dan pembalap dari Indonesia. Namun sejak round 1, sepertinya mereka mulai lebih serius melihat kita sebagai penantang kuat,” lanjut Jimmy.
Siapkan rider pengganti
Dengan durasi pemulihan cedera Diva yang cukup panjang, Ducati MX Team Indonesia mengakui kalau mereka sedang mencari rider pengganti.
Jimmy Budhijanto mengatakan kalau dirinya bersama manajer tim Johny Pranata sedang mempersiapkan pembalap pelapis.
“Kita sedang mencari replacement rider. Kita sudah berkomunikasi dengan beberapa rider,” terang Jimmy.
Meski begitu, pihaknya belum bisa membocorkan sosok pembalap pengganti tersebut.
“Untuk namanya sudah ada tapi kami belum bisa umumkan karena belum capai kesepakatan. Nanti kalau sudah final pasti akan kita umumkan,” pungkas Jimmy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
